Senin, 1 Februari 2021
Mapel IPA
Kelas 7A, 7B, 7C
KD 3.7 Menganalisis Interaksi Antara Makhluk Hidup Dengan Lingkungannya Serta Dinamika Populasi Akibat Interaksi Tersebut
Tujuan Pembelajaran :
1. Menjelaskan pengertian Interaksi
2. Menjabarkan Pola-pola Interaksi
dalam Lingkungan
Pola Interaksi dalam Ekosistem
Interaksi antar komponen biotik banyak terjadi di lingkungan sekitar, untuk lebih memahami tentang hubungan interaksi antar makhluk hidup, Ananda kerjakan kegiatan di bawah ini!
Di alam ini tidak ada satupun organisme yang dapat hidup sendirian. Setiap organisme selalu membutuhkan organisme lain. Adanya saling membutuhkan antara organisme satu dengan organisme lainnya menimbulkan interaksi. Bentuk interaksi yang sangat erat antara dua jenis makhluk hidup sehingga membentuk hubungan yang sangat khas disebut simbiosis. Dalam kehidupan, terdapat tiga bentuk simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme.Untuk mempelajari macam-macam symbiosis Ananda dapat membaca di buku paket Ilmu Pengetahuan Alam kelas VII Semester 2 Bab 2 tentang Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungannya.
1.
Interaksi
Antara Komponen Biotik dan Abiotik
Dalam suatu ekosistem, komponen abiotik berpengaruh atau menentukan jenis makhluk hidup yang sesuai dengan lingkungannya. Sebaliknya, komponen biotik pun berpengaruh pada komponen abiotik.
Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Komponen-komponen pembentuk ekosistem adalah komponen hidup (biotik) dan komponen tak hidup (abiotik). Kedua komponen tersebut berada dalam suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan
yang teratur. Secara alami ekosistem dalam keadaan seimbang.
Keseimbangan ini akan terganggu bila ada
gangguan dari luar, seperti bencana alam
atau campur tangan manusia. Komponen ekosistem tidak dapat berdiri sendiri, tetapi
saling trgantung. Suatu komponen biotik yang ada di dalam ekosistem ditunjang oleh
komponen biotik lainnya. Dalam ekosistem sering terjadi perubahan jumlah populasi Dalam
ekosistem sering terjadi perubahan jumlah populasi tumbuhan, herbivora, dan karnivora
(komponen biotik).
Alam akan mengatur ekosistem sedemikian rupa sehingga perbandingan antara jumlah produsen dan konsumen selalu seimbang. Keseimbangan alam (ekosistem) akan terpelihara bila komposisi komponen-komponenya (komponen biotik maupun komponen abiotik) dalam keadaan seimbang. Untuk menjaga keseimbangan pada ekosistem, maka terjadi peristiwa makan dan dimakan. Hal ini bertujuan untuk mengendalikan populasi suatu organisme. Peristiwa makan dan dimakan antara makhluk hidup dalam suatu ekosistem akan membentuk rantai makanan dan jaring-jaring makanan.
1.Rantai makanan
Perhatikan gambar rantai makanan di bawah ini! Dapatkah Ananda jelaskan apa yang terjadi pada gambar tersebut?
Dalam suatu ekosistem terjadi peristiwa makan dan dimakan dalam suatu garis lurus yang disebut rantai makanan. Rantai makanan ini terjadi jika satu jenis produsen dimakan oleh satu jenis konsumen pertama, konsumen pertama dimakan oleh satu jenis konsumen kedua, dan seterusnya. Konsumen yang menjadi pemakan terakhir disebut konsumen puncak. Rantai makanan terjadi di berbagai ekosistem. Diantara rantai makanan tersebut
terdapat pengurai. Karena pada akhirnya semua makhluk hidup akan mati dan diuraikan oleh pengurai.
1. Jaring-Jaring Makanan
Di alam ini produsen tidak hanya dimakan oleh satu jenis konsumen pertama. Tetapi, bisa dimakan oleh lebih dari satu jenis konsumen pertama. Satu jenis konsumen pertama bisa dimakan lebih dari satu jenis konsumen kedua dan seterusnya. Untuk lebih memahami tentang jaring-jaring makanan, lakukanlah kegiatan berikut ini!
Jawablah pertanyaan di bawah ini:
1.
Perhatikan
gambar diatas. Berapakah rantai makanan yang terlihat pada gambar jaring-
jaring makanan tersebut?
…………………………………………..…………………………...…………………………………………………………………
……
2.
Apakah rantai makanan satu
dengan yang lain berhubungan? Jelaskan!
…………………………………………..…………………………...…………………………………………………………………
……
3.
Tuliskan
rantai makanan yang Ananda temukan pada gambar di atas dan tuliskan pada tabel berikut:
Tabel 7.4. Pengamatan Rantai Makanan
|
NO. |
RANTAI
MAKANAN |
BENTUK
INTERAKSI |
KETERANGAN |
|
1. |
|
|
|
|
2. |
|
|
|
|
3. |
|
|
|
|
4. |
|
|
|
|
5. |
|
|
|
|
6. |
|
|
|
|
7. |
|
|
|
|
8. |
|
|
|
|
9. |
|
|
|
|
10. |
|
|
|
|
… |
|
|
|







